Tuesday, April 5, 2011

Rujak Soto..??


Lihat Peta Lebih Besar





Berkunjung ke Banyuwangi setelah menempuh perjalanan dari Surabaya dengan kereta, kami salah waktu pergi ke Banyuwangi menjelang akhir pekan, karena tiket kereta habis, terpaksalah kami duduk di gerbong restorasi, disertai tatapan sinis dari pelayan, karena kami duduk di kursi makan. Agar muka pelayannya berubah jadi manis dan senyum, kami memesan makanan dan minuman.

Sampai di Stasiun Ketapang, Banyuwangi pada pagi hari, ternyata kami salah turun, mustinya turun 1 stasiun sebelum Ketapang, yaitu Karangasem, ini akibat kami pindah dari gerbong restorasi ke gerbong eksekutif yang sudah mulai kosong, nyamannya tempat duduk dan AC membuai kami hingga tertidur, dan stasiun tujuan pun terlewati. Untung saja rel kereta hanya sampai Ketapang, Banyuwangi, bagaimana ceritanya jika kereta langsung ke Bali.

Tuesday, February 15, 2011

First Posting This Year

Happy New Year 2011....*telat abissss!!

Yup, this is my first posting in this year. Wishing you and of course me for having very good prosperity this year.Amin.

I've been very lazy lately, for doing anything, also for writing blog, although I had so many stories to tell and share. Now, I'm ready to write it down..

Wait..wait...what about if I write it tonight? Because I have to go now :))

HAHA

Cheers

Sunday, December 19, 2010

Manusia Berencana, Alam Menentukan

Kenapa saya menulis judul seperti itu, ya karena memang alam lah yang berkuasa, manusia hanya bisa takluk terhadap kuasaNya dan tidak bisa melawan kehendaknya..

Rencana dan bayangan indahnya alam Karimun Jawa langsung buyar seketika, setelah mendapat sms dari operator wisata disana, yang bunyinya membatalkan seluruh trip Ke Karimun Jawa, karena tingginya gelombang di perairan Jawa mencapai 4 meter, Ferry Muria pun tidak berani melakukan perjalanan.

Sms tersebut saya terima dalam bus di perjalanan dari Jakarta ke Jepara, mau dibatalkan, tapi saya dan sepupu, Difa sudah di jalan.Operator yang bersangkutan pun menawarkan untuk mengganti trip dengan menelusuri pantai Yogya hingga Pacitan, jujur kami kurang tertarik dengan trip itu, bayang-bayang Karimun Jawa masih terlintas. 

Ternyata mereka menawarkan opsi lain, yaitu trip ke Bromo, andai saja Bromo tidak sedang kondisi awas, pasti kami langsung setuju. Terpaksalah kami menolak semua opsi yang mereka berikan.
Oh ya, perjalanan ke Jepara kami tempuh melalui terminal Lebak Bulus, mengunakan Bus Shantika, harga tiket hanya 120.000 saja, bus bagus dan murah menurut saya, harga tiket sudah termasuk 1x makan.

Bus Shantika
Berangkat dari Terminal Lebak Bulus jam 5 sore, tetapi pengalaman saya 2x menggunakan bus ini, mereka masih menunggu kita jika telat, dengan catatan sudah booking dan bayar tiket terlebih dahulu. Kemarin saya telat sekitar 30 menit, tapi masih ditunggu. hehe.

Bus sampai di Jepara sekitar jam setengah 6 pagi, total perjalanan ya 12 jam.

Tuesday, August 17, 2010

Indonesia#65

17 Agustus tahun 45 
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka
Nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia...
Merdeekaaaaaa....
Sekali merdeka tetap merdeka..!! Selama hayat masih dikandung badan...



Yup penggalan teks dari lagu Hari Merdeka ciptaan H. Mutahar yang selalu kita nyanyikan dengan semangat '45 waktu kita sekolah dulu, namun sangat jarang terdengar lagi sekarang. Kita lebih peduli pada lagu-lagu band yang tenar saat ini, lagu yang mendayu-dayu, dibandingkan dengan lagu yang mengobarkan semangat kebangsaan kita, rasa nasionalis kita.
Coba nyanyikan lagu, ya pilih aja deh lagu yang sedang kalian suka dari band yang sedang tenar sekarang, jika sudah kalian nyanyikan, coba sekarang nyanyikan lagu wajib nasional seperti Hari Merdeka, Bagimu Negeri, Satu Nusa Satu Bangsa, apa ada perbedaan yang kalian rasakan saat menyanyikan kedua lagu tersebut ? Kalo saya, jelas ada perbedaan yang saya rasakan..lagu-lagu nasional tersebut membuat suara saya lebih bergetar dalam menyanyikannya.
Saya merasa bangga dalam menyanyikan lagu-lagu tersebut. Walau bisa dikatakan saya bukan sebagai orang yang penuh nasionalisme, jarang menghargai perjuangan pahlawan kita dahulu, namun setidaknya lagu-lagu tersebut membuat saya banyak berpikir, lagu yang liriknya tidak sepanjang lagu-lagu sekarang, tapi begitu dahsyat maknanya, malah tak lekang dimakan zaman.
Ya, memang hari ini Indonesia merayakan hari jadinya yang ke 65, namun apalah arti dari 65 merdeka bagi bangsa Indonesia jika kita merefleksikan arti dari kemerdekaan itu sendiri dengan kenyataan bangsa ini. Memang Bangsa Indonesia telah merdeka, berhasil mengusir penjajah, dan memerdekakan dirinya sebagai sebuah negara utuh.
Namun, masih banyak yang belum merasakan artinya merdeka dari sebuah negara saat ini. Sebuah tulisan yang saya baca mengklaim jika Indonesia adalah negara terkaya di dunia, bahkan melebihi kekayaan negara-negara produsen minyak di Timur Tengah. SAYA PERCAYA hal itu. Betapa tidak, Indonesia punya lebih banyak sumber daya alam dibandingkan negara-negara tersebut. Jika kita berbicara sumber daya alam yang tak dapat diperbaharui, Indonesia punya segalanya. Berapa banyak pengeboran minyak di Indonesia? Berapa banyak pengeboran gas alam di Indonesia?  Berapa banyak tambang batubara di Indonesia? dan masih banyak lagi sumber daya alam yang Indonesia miliki. Belum lagi sumber daya alam lainnya seperti bijih emas, nikel, tembaga, mangan, tembaga dan lainnya yang tentunya tidak dimiliki oleh negara-negara Timur Tengah  dan negara lainnya di dunia.
Namun, kemana hasilnya dari sumber daya alam yang Indonesia miliki tersebut? Hampir tidak ada kontribusi bagi negara Indonesia itu sendiri, dan secara khusus bagi daerah yang memiliki sumber daya alam tersebut. Bukti paling nyata adalah pertambangan  yang dilakukan oleh Freeport.di Gunung Erstberg dan Grasberg, dulunya Freeport adalah perusahaan yang hampir bangkrut sebelum menemukan tambang tembaga di Papua (yang juga sekaligus tambang emas dan perak terbesar di dunia, malah baru-baru ini berhasil ditemukan juga kandungan uranium di tambang tersebut ). Nyatanya rakyat Papua masih hidup dalam garis kemiskinan, walaupun mereka memiliki (catat : memiliki) tambang tersebut. Kondisi yang aneh.
Sudahlah, jika saya terus membahas tentang Freeport, seakan tidak ada habisnya, itu menjadi kesalahan para pejabat negara dahulu kala yang membiarkan Freeport masuk dan melakukan kegiatan penambangan di Indonesia sekaligus membodohi seluruh Bangsa Indonesia. Kejadian ini tidak hanya ada pada Freeport, namun raksasa penambang lainnya, seperti Exxon, Chevron,dan Rio Tinto.
Yang ingin saya katakan adalah jika pemimpin dan pejabat negara ini memang masih peduli dengan bangsa Indonesia dan kepada penerus mereka nanti, lakukanlah sesuatu untuk membuat perubahan bagi bangsa ini. Jangan sia-siakan pengorbanan para pahlawan (termasuk kakek saya) yang berjuang dengan sekuat tenaga untuk membuat kalian merasa merdeka tinggal di tanah Indonesia ini.
Indonesia, saya ingin melihatmu lebih merdeka saat kau berulang tahun ke 66 nanti.  

My TripAdvisor